“Musibah adalah ujian, semoga tidak terjadi lagi, kita jaga bersama dimulai dari kebersihan lingkungan,” katanya.
Menurut Irna, bantuan yang akan diterima KPM diberikan melainkan melalui bank. Yakni Bank Rakyat Indonesia (BRI).
“Bapak dan Ibu nanti langsung ke unit BRI, peruntukannya sesuaikan jangan dipakai beli kulkas, harus pakai buat beli bahan bangunan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinsos Kabupaten Pandeglang Nuriah mengatakan, KPM yang mendapat bantuan bencana sebanyak 157 KPM.
Katanya, dari jumlah tersebut, rumah rusak berat sebanyak 94 KPM, rumah rusak sedang sebanyak 47 KPM, dan rumah rusak ringan sebanyak 16 KPM.


















































