
JAKARTA,SOROSOWAN.CO.ID – Dalam rangka memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani mengajukan berbagai program strategis ke Pemerintah Pusat, dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan) dan Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Raden Dewi pun langsung melakukan audiensi dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Suwandi dan Sekretaris Utama (Sestama) Bapanas Sarwo Edhy, di Lantai 4 Gedung E Kantor Bapanas, Jalan Harsono RM No. 3, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (7/9/2026).
Dalam audiensinya, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani menyampaikan, berbagai kebutuhan daerah, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan produksi pangan, penguatan infrastruktur pertanian, serta upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang bergerak di sektor pertanian.
Pemkab Pandeglang menempatkan peningkatan produksi dan produktivitas pangan sebagai salah satu prioritas utama.
Oleh karenanya, guna mendukung kebutuhan tersebut, Pemkab Pandeglang mengusulkan bantuan berupa benih tanaman pangan, alat dan mesin pertanian (alsintan), serta pembangunan dan peningkatan irigasi pertanian.
Bantuan itu, dinilai penting untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian sekaligus mendukung petani agar dapat meningkatkan hasil produksi secara berkelanjutan.
Sementara ke Bapanas, Bupati Pandeglang mengusulkan dukungan terhadap sejumlah program penguatan ketahanan pangan. Di antaranya bantuan infrastruktur ketersediaan pangan untuk pengembangan lumbung pangan modern, fasilitasi Gerakan Pangan Murah (GPM), serta pengembangan kebun B2SA (Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman) untuk memperkuat ketahanan pangan di tingkat keluarga.
Raden Dewi berharap, berbagai usulan tersebut dapat diakomodir. Sebab, hal itu bukan sekadar permohonan bantuan, tetapi merupakan bagian dari upaya bersama untuk membangun sektor pertanian dan pangan secara berkelanjutan.
“Bagi Pemerintah Kabupaten Pandeglang, usulan ini bukan semata-mata permohonan bantuan, namun merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk meningkatkan produksi dan produktivitas, memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan nilai tambah produk pertanian, serta pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan petani, peternak dan masyarakat Kabupaten Pandeglang,” katanya.
Raden Dewi menyebutkan, sektor pertanian memiliki posisi strategis bagi Kabupaten Pandeglang, karena memiliki potensi sumber daya yang cukup besar, serta didukung oleh masyarakat yang sebagian besar memiliki aktivitas di sektor pertanian.
“Kami sangat berharap Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan Bapanas dapat memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan sektor pertanian terpadu di Kabupaten Pandeglang,” harapnya.
Menurut Raden Dewi, dukungan Pemerintah Pusat akan semakin memperkuat berbagai program pembangunan pertanian yang telah dilakukan Pemkab Pandeglang.
Kolaborasi Pemerintah Pusat dan Daerah sangat diperlukan, agar potensi pertanian yang dimiliki Kabupaten Pandeglang dapat dikembangkan secara optimal.

Bupati Raden Dewi optimistis, dengan potensi sumber daya alam yang besar, serta semangat masyarakat petani yang kuat, Kabupaten Pandeglang dapat terus meningkatkan produksi dan produktivitas pangan.
“Kami yakin Pandeglang dapat terus meningkatkan kontribusinya dalam mendukung ketahanan pangan, baik untuk Provinsi Banten maupun secara nasional,” katanya.
Menanggapi usulan itu, Sestama Bapanas Sarwo Edhy menyambut positif. Dia meminta, agar seluruh usulan tersebut terlebih dahulu dilengkapi dengan inventarisasi, dan data eksisting sebagai dasar pembahasan lebih lanjut.
“Semua ajuan silakan diinventarisasi data eksisting, selanjutnya diusulkan. Nanti kami akan sesuaikan dengan anggaran. Jika memungkinkan bisa dari ABT, jika tidak bisa akan dianggarkan tahun 2027,” kata Sarwo Edhy.
Senada dikatakan, Sekjen Kementan Suwandi. Kementan merespons positif usulan tersebut.
“Silahkan diajukan, nanti akan kami tindaklanjuti apa yang menjadi ajuan dari Pemkab Pandeglang,” kata Suwandi.***
Penulis: Abdul Azis

















































