Menag berpesan bahwa tugas santri itu adalah mengaji dan belajar dengan baik. Katanya, tugas itulah yang akan menghantarkan para santri dalam mencapai cita-cita.

“Santri jadi presiden ada Gus Dur, santri jadi Wapres ada KH Ma’ruf Amin. Malam ini kita peringati Hari Santri sebagai pengingat bahwa Hari Santri ini adalah pengakuan negara atas santri terdahulu. Hari Santri berawal dari resolusi jihad. Tugas kita sebagai santri adalah mengaji dan belajar dengan benar,” tandasnya.

“Selamat merayakan Hari Santri Nasional. Santri Berdaya Menjaga Martabat Kemanusian,” imbuh Yaqut.

Diketahui, peringatan malam puncak Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2022 diisi tausiyah oleh Ustadzah Mumpuni yakni Handayayekti dan KH Anwar Zahid.***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini