“Saya mengimbau untuk kita semua agar masyarakat baik pengusaha atau aparatur Pemerintah mampu menggunakan e-Katalog yang terbuka bagi semua,” ungkapnya.
Sedangkan, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintahan Provinsi Banten Seorjo Seobiandono menerangkan, progres jumlah etalse e-Katalog lokal Provinsi Banten sampai dengan bulan September 2023 telah tersedia 50 etalase.
“Katalog kita pada bulan Maret 2022 hanya memiliki 10 etalase, namun sampai bulan September 2023 kita sudah bisa menambahkan 40 etalase baru yang menjadikan kita mempunyai 50 etalase,” katanya.
Menurut Soerjo, produk yang ditayangkan di e-Katalog sebanyak 61,4 persen merupakan produk UMKM kecil dan jumlah produk yang tayang pada katalog lokal Provinsi Banten pada Bulan September 2023 mencapai 62.834 penayangan.
“Jumlah penyedia di katalog kita paling banyak UMKM, dan beberapa dari Non-UMKM,” katanya.
Kata Seorjo, adapun jumlah nilai transaksi e-Purchasing Pemprov Banten tahun 2023 per 18 September 2023 sebesar Rp1,55 triliun. Jumlah ini meningkat pesat dibanding total nilai transaksi pada tahun 2022 yang hanya Rp50,1 miliar.***

















































