Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani
Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani saat diwawancara wartawan usai acara pengukuhan jabatan 102 kades se-Pandeglang. (Foto: Istimewa)

PANDEGLANG,SOROSOWAN.CO.ID – Sikap arogansi Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, terkait polemik kerja sama pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Bangkonol benar-benar nyata.

Kepala daerah yang baru menjabat enam bulan ini telah mengganti Direktur BUMD Pandeglang Berkah Maju (PBM) Zaenal Huri kepada Muhadi, dengan sewenang-wenang tanpa menempuh mekanisme yang jelas.

Padahal diketahui, Muhadi kini masih menjabat Camat Saketi aktif, sementara Zaenal Huri merupakan Direktur BUMD PBM yang sudah lama mengabdi, dengan kurang lebih menjabat empat tahun lalu.

Anehnya, saat ditanya wartawan terkait keputusan penggantian jabatan Direktur PBM tersebut, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani malam memilih bungkam.

Ditemui awak media, pasca pengukuhan Kepala Desa (Kades) di salah satu cottage di Carita, Kamis (14/8/2025), Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani enggan memberikan penjelasan.

Raden Dewi malah menyarankan kepada wartawan agar mewawancarai persoalan tersebut dengan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama Tb. Nandar Suptandar.

Menurut Dewi, persoalan itu kini sepenuhnya kewenangan PPID Utama. Dimulai dari persoalan yang berkaitan dengan kerja sama pengelolaan TPA Sampah Bangkonol hingga pada pemecatan UPT TPA Sampah Bangkonol dan Direktur PBM.

“Saya sepakat yang menjawab dan menyiapkan rilis PPID Utama. PPID utama saja (soal tindak lanjut pemecatan dua pejabat-red),” kata Dewi sambil meninggalkan kerumunan wartawan yang hendak mewawancarai persoalan pemecatan Direktur PBM tersebut.

Namun, sikap saling lempar terlihat dimomen itu. Saat ditemui wartawan, PPID Utama Tb. Nandar Suptandar juga enggan memberikan keterangan terkait dengan persoalan kerja sama pengelolaan TPA Sampah Bangkonol dan pencopotan dua pejabat di dalamnya.

Nandar berdalih, jika penjelasan terkait masalah tersebut nanti di waktu yang sudah terjadwalkan. “Besok (Jumat-red). Nanti kalau masalah pemecatan itu domainnya BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia-red). Nanti kami siapkan rilisnya lengkap tentang Bangkonol, oke kita tunggu saja,” ujarnya.

Sementara itu, Muhadi, yang disebut-sebut sebagai Direktur BUMD PBM pengganti Zenal Huri membenarkan, jika dirinya yang kini ditunjuk menggantikan Direktur PBM lama.

“Ya, sekarang saya (Direktur PBM-red). Suratnya itu sampai ke saya pagi (Rabu, 13/8/2025). Doakan ya, bantu saya juga,” katanya singkat sambil izin pamit untuk menghadiri pengukuhan 102 Kades.***

Penulis: Endang Yoga
Editor: Abdul Azis

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini