Irna meyakini, walaupun saat ini Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pandeglang Berkah Maju (PBM) yang ditunjuk sebagai pengelola BBJP baru bisa memasok 52,6 ton, ke depan akan ada peningkatan, mampu mengejar target 200 ton per hari.

“Sekarang kita baru punya dua mesin pencacah. Dan karena ini potensi untuk mendongkrak PAD, maka kita akan upayakan menambah mesin pencacahnya 2 atau 3 lagi,” katanya.

Bupati mengatakan, dengan adanya peluang ini, masyarakat bisa ikut andil, di antaranya dengan cara memilah sampah rumah tangga antara organik dan bukan organik.[irp]

“Kita akan berdayakan masyarakat, makanya aktifkan kembali bank sampah sehingga bisa mendapatkan nilai tambah ekonomi,” kata Irna.

Sementara itu, Senior Manager PLTU 2 Labuan Wisnu Kurniawan menerangkan, hasil uji coba Co-Firing buatan BUMD Kabupaten Pandeglang cukup bagus.

Bahkan, kata Wisnu, kalori yang dihasilkan dari hasil uji coba itu melebihi Standar Nasional Indonesia (SNI).

“Pemerintah punya SNI. SOP-nya diangka 3.000 kalori, uji coba Co-Firing BBJP tadi mencapai 3.800 kalori, ini bagus menurut kami,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini