Irna menyebutkan, untuk menjadi birokrat yang handal dibutuhkan integritas.
Oleh karena, kata dia, integritas identik dengan nilai-nilai kejujuran dan merupakan fondasi bagi para pejabat dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pelayan masyarakat.
“Mereka tentu saja harus siap menjadi pelayan, karena diera digitalisasi ini masyarakat membutuhkan pelayanan optimal. Maka dari itu dibutuhkan aparatur yang memiliki integritas tinggi, agar pelayanan kepada masyarakat dapat disajikan dengan mudah, cepat, transparan dan bisa dipertanggungjawabkan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pandeglang Muhammad Amri menyebutkan, para pejabat tinggi pratama yang telah dilantik itu merupakan pejabat yang telah melalui proses open bidding.
“Alhamdulillah Sembilan pejabat pimpinan tinggi pratama itu bisa kita lantik,” kata Amri.
Menurut dia, dengan dilantiknya sembilan pejabat tersebut berarti tinggal dua jabatan lagi yang masing kosong.
Yakni, jabatan kepala BPBD dan staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat. ***



















































