Kesadaran Penggunaan Helm Saat Berkendara Masyarakat Pandeglang Rendah, Seorang Ibu Terjaring Razia

    3
    0
    Operasi Patuh Maung 2026 Polres Pandeglang
    Seorang ibu terjaring razia petugas Operasi Patuh Maung 2026 Polres Pandeglang, ketika berkendara tidak menggunakan helm, di ruas Jalan Pandeglang-Serang, Senin (26/10/2026). (Foto: Endang Yoga/sorosowan.co.id)

    PANDEGLANG,SOROSOWAN.CO.ID – Kesadaran penggunaan helm masyarakat Pandeglang saat berkendara atau saat menggunakan motor hingga saat ini masih rendah.

    Ini terbukti, dengan banyaknya masyarakat yang ditemukan tidak menggunakan helm pada saat Operasi Patuh Maung 2026 yang digelar Polres Pandeglang, di hari pertama di ruas Jalan Raya Cadasari, tepatnya di depan Polsek Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Senin (26/10/2026).

    Dalam operasi tersebut, Kasat Lantas Polres Pandeglang memimpin langsung pelaksanaan hari pertama.

    Kasat Lantas Polres Pandeglang AKP Senna Indiarto Rajasa Putra mengatakan, jika Operasi Patuh Maung 2026 akan dilaksanakan dari tanggal 26 Oktober sampai dengan 8 November 2026.

    Tema operasi kali ini, yakni “Polri Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan”.

    “Tujuan operasi ini untuk menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, serta meningkatkan disiplin berlalu lintas,” katanya.

    Menurut AKP Senna, sasaran utama Operasi Patuh 2026 meliputi pelanggaran yang dilakukan oleh pengguna jalan, baik roda dua maupun roda empat.

    Namun operasi kali ini lebih mengedepankan imbauan dan edukasi kepada masyarakat, tentang pentingnya kesadaran dan disiplin berlalu lintas, khususnya di tempat-tempat keramaian.

    Dia mengungkapkan, dalam pelaksanaan operasi hari pertama, banyak pengendara yang terjaring operasi khususnya pengendara kendaraan roda dua atau motor yang tidak menggunakan helm saat berkendara.

    “Di hari pertama ini pelanggaran paling banyak terjadi oleh pengendara motor yang tidak memakai helm, serta kelengkapan kendaraan yang tidak lengkap seperti tidak adanya spion dan plat nomor kendaraan,” katanya.

    AKP Senna mengimbau, masyarakat pengguna kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat untuk lebih patuh dan disiplin dalam berkendara.

    “Kami meminta pengendara motor untuk memakai helm, patuhi rambu-rambu lalu lintas, serta bagi pengendara roda empat untuk tidak menggunakan ponsel saat berkendara. Selain itu kami juga melinta kepada masyarakat agar meningkatkan kesadarannya dalam berkendara untuk lebih patuh dalam berlalu lintas demi keselamatan bersama,” tegasnya.***

    Penulis: Endang Yoga
    Editor: Abdul Azis

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini