Al Muktabar mengimbau, para dunia kerja dan dunia usaha untuk dapat memberikan kesempatan bagi penyandang disabilitas agar mereka dapat bekerja sesuai dengan kompetensi secara maksimal dan produktif.
“Saudara-saudara kita yang disabilitas pada dasarnya memiliki hal yang sama sesuai dengan kompetensinya,” katanya.
Al Muktabar juga berharap kepada para penyandang disabilitas untuk terus dapat mengembangkan kemampuan dan mekasimal berkreasi.
“Harus tetap optimis dan terus mengembangkan kemampuan sesuai dengan kompetensi yang dimiliki,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten Septo Kalnadi mengakui, apabila Pemprov Banten selalu mengimbau perusahaan agar memberikan kesempatan untuk para penyandang disabilitas.
“Bukan hanya itu, Pemprov Banten juga mengimbau agar perusahaan dapat mengisi satu persen lowongan kerja atau kesempatan kerja untuk para disabilitas,” ujarnya.
Septo mengaku, pihaknya telah melakukan program pelatihan bagi disabilitas, di antaranya pada tahun ini berupa pelatihan tata rias yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan keterampilan.
“Pelatihan untuk disabilitas sudah dirintis tahun ini dan berlanjut tahun depan. Bentuknya pelatihan make up untuk satu angkatan,” katanya.
Septo mengatakan, banyak teman-teman disabilitas yang telah menyelesaikan pendidikan hingga gelar magister. Untuk itu, kata dia, diharapkan ke depan perusahaan memberikan kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk dapat bekerja di dunia kerja inklusif tersebut.
“Kemenaker mengapresiasi dunia usaha di Banten atas komitmennya dalam memberikan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas,” katanya.***


















































