Kata Eman, jangankan biaya pengobatan, untuk biaya makan sehari-hari saja kadang tidak tercukupi.
“Untuk makan saja sulit, bagaimana untuk berobat. Apalagi Amelia membutuhkan susu tambahan, pempers dan lainnya. Jika ditotal bisa jutaan rupiah per bulan. Saya bingung harus mencari uang darimana, sementara saya hanya seorang kuli,” kata Eman kepada sorosowan.co.id, Minggu (25/6/2023)
Eman berharap, ada dermawan yang dapat membantu meringankan biaya pengobatan anaknya.
“Semoga ada pertolongan darimana pun pak, kami sangat butuh biaya untuk pengobatan anak kami,” tuturnya.
Diketahui, dalam perjalanan pengobatan, Siti Ameli pernah dibawa Tim Relawan Rumah Sejuk ke RSU Sari Asih Serang untuk dioperasi.
Namun perjuangan tersebut, kini belum selesai, dan masih ada lagi rangkaian pengobatan yang harus ditempuh oleh Siti Amelia.
Pengurus Inti Relawan Rumah Sejuk Ujang Samsul Muin membenarkan, organisasinya pernah membawa Siti Amelia ke Rumah Sakit di Kota Serang.
Namun, kata dia, upaya penanganan yang telah dilakukan belum sepenuhnya mengobati penyakit yang diderita Siti Amelia.
Ujang berharap, Pemkab Lebak dan semua pihak untuk dapat meringankan beban keluarga Siti Amelia yang saat ini sedang diterpa musibah tersebut.
“Kami harap Pemkab ikut turun membantu Siti Amelia, dan semoga juga ada dermawan lain yang ikut membantu. Sehingga Eman, orangtua bayi berumur 10 bulan yang hanya tukang kuli serabutan itu dapat terkurangi beban hidupnya,” kata Ujang.***



















































