
PANDEGLANG,SOROSOWAN.CO.ID – Pemkab Pandeglang bekerja sama dengan PT. Kalbe Farma Tbk menggelar vaksinasi influenza seribu dosis dengan sasaran para tenaga kesehatan, bertempat di Puskesmas Cadasari, Senin (12/10/2026).
Kegiatan ini sengaja dilakukan untuk meningkatkan perlindungan, karena tenaga kesehatan (nakes) merupakan kelompok masyarakat yang berisiko terpapar virus influenza.
Dalam kesempatan inj, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani mengatakan, pemberian vaksinasi kepada para tenaga kesehatan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan perlindungan sekaligus menjaga keberlangsungan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Menurut Bupati Dewi, tenaga kesehatan merupakan pihak yang intens berinteraksi langsung dengan pasien, sehingga perlindungan terhadap mereka menjadi hal penting.
“Para nakes ini yang langsung berinteraksi dengan para pasien. Dengan adanya vaksinasi ini, pelayanan terhadap pasien akan tidak terhambat,” katanya.
Bupati Dewi menjelaskan, jika vaksinasi tidak berarti seseorang sepenuhnya terbebas dari kemungkinan terjangkit influenza.
Namun, vaksinasi diharapkan dapat meningkatkan kekebalan tubuh, sehingga apabila terjadi infeksi, dan risiko dampak yang lebih berat dapat diminimalkan.
“Walaupun sudah mendapatkan vaksin, bukan berarti tidak akan terjangkit. Akan tetapi, vaksinasi ini akan meningkatkan kekebalan dan jika terjangkit akan meminimalisir kesakitan yang dialami,” jelasnya.

Bupati Dewi berharap, perlindungan dari vaksinasi influenza dapat memberikan manfaat sampai sekitar satu tahun.
“Kekebalan ini ada jangka waktunya hingga satu tahun. Jika terjangkit, tidak akan terlalu besar dampaknya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang Eniyati mengatakan, pelaksanaan vaksinasi dilakukan secara serentak di sejumlah puskesmas di Kabupaten Pandeglang.
Untuk kegiatan launching di Puskesmas Cadasari, vaksinasi melibatkan tiga puskesmas, yakni Puskesmas Cadasari, Puskesmas Pagadungan, dan Puskesmas Bangkonol.
“Dari masing-masing puskesmas, perwakilan 15 nakes yang divaksin. Yang diutamakan adalah nakes yang intensitasnya tinggi berinteraksi dalam penanganan pasien,” katanya.
Eniyati berharap, vaksinasi dapat memberikan perlindungan tambahan bagi tenaga kesehatan sehingga mereka dapat menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat dengan lebih optimal.
“Vaksinasi ini menjadi salah satu bentuk upaya perlindungan terhadap tenaga kesehatan yang berada di lini pelayanan, sekaligus mendukung keberlangsungan pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Pandeglang,” katanya.***
Penulis: Endang Yoga
Editor: Abdul Azis


















































