PBSI Kabupaten Pandeglang
Ketua PBSI Kabupaten Pandeglang Periode 2026-2030 Muhamad Syahrul. (Foto: Istimewa)

PANDEGLANG,SOROSOWAN.CO.ID – Pengurus Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Pandeglang menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab) Luar Biasa di rumah makan Dapoer Ibu Pandeglang, Sabtu (9/5/2026).

Alhasil, Muhamad Syahrul pun resmi terpilih secara aklamasi, dan resmi akan menduduki jabatan ketua PBSI Kabupaten Pandeglang periode 2026-2030.

Tentu saja, terpilihnya Muhamad Syahrul menandai estafet kepemimpinan baru di tubuh PBSI Pandeglang setelah sebelumnya organisasi ini dipimpin Beny selama kurang lebih tujuh periode.

Beny memutuskan untuk tidak melanjutkan jabatannya sebagai ketua PBSI Kabupaten Pandeglang, karena kesibukannya yang semakin padat. Dedikasinya selama puluhan tahun itu dinilai telah memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan olahraga bulutangkis di Kabupaten Pandeglang.

Ketua Pengprov PBSI Banten Sudarto Adi Nagoro berharap, kepengurusan PBSI Pandeglang yang baru mampu membangkitkan atlet bulutangkis muda berbakat dan meningkatkan prestasi di daerah.

“Saya ingin meningkatkan sistem informasinya agar pembinaan bulutangkis bisa dilibatkan ke dalam kegiatan ekstrakurikuler di sekolah, sehingga kuota atlet yang terjaring semakin banyak,” kata Sudarto.

Sementara itu, Ketua PBSI Kabupaten Pandeglang periode 2026-2030 Muhamad Syahrul mengatakan, setelah kepengurusan terbentuk pihaknya akan segera melakukan pembinaan ke sekolah-sekolah guna menjaring atlet muda potensial.

“Mudah-mudahan kami tidak salah dalam memilih atlet, sehingga mereka bisa diikutsertakan dalam ajang tingkat provinsi maupun nasional,” ujarnya.

Syahrul menambahkan, langkah awal yang akan dilakukan yakni melakukan pendataan potensi atlet dan sarana olahraga di 35 kecamatan se-Kabupaten Pandeglang.

“Informasi dari Pak Kabid Dindikpora, di setiap kecamatan ada gedung PGRI yang difasilitasi lapangan bulutangkis. Ini bisa dijadikan tempat pembinaan usia dini dan kami akan berkoordinasi dengan teman-teman di kecamatan,” katanya.

Menurutnya, PBSI merupakan organisasi besar yang membutuhkan perhatian dan kerja sama seluruh pengurus sehingga mampu berkembang dan meraih prestasi sesuai harapan masyarakat.

“Pembinaan tentu membutuhkan pendanaan. Kami akan mencoba berkolaborasi dengan pengusaha maupun pemerintah daerah agar potensi atlet yang ada bisa dioptimalkan,” ujarnya.***

Penulis: Endang Yoga
Editor: Abdul Azis

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini