Namun, saat bersamaan, lanjut legislator asal Bengkulu ini, program penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional hanya mencapai 87,96 persen dari alokasinya.
Padahal, belanja negara yang membengkak pada 2021 diklaim pemerintah dilakukan untuk penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi pusat serta daerah.
Sementara itu, soal penerimaan pajak, F-Gerindra juga mengapresiasi capaian pemerintah yang berhasil melampaui target.
Penerimaan pajak, kata Susi dalam laporannya, tembus seratus persen dan penerimaan PNBP mencapai 153,75 persen.
“Dari segi perpajakan, penerimaan mencapai Rp1.547,8 triliun atau 107,15 persen dari target APBN sebesar Rp1.444,5 triliun. Adapun penerimaan PNBP sebesar Rp458,5 triliun atau 153,75 persen di atas target APBN sebesar Rp298,20 triliun,” urainya. ***



















































