
PANDEGLANG,SOROSOWAN.CO.ID – Wakil Bupati (Wabup) Pandeglang Iing Andri Supriyadi menghadiri HUT ke- 5 Pokja Wartawan Pandeglang (Porwan), di Saung Karuhun, Kecamatan Banjar, Rabu (30/9/2026).
Dalam sambutannya, Iing mengakui, jika membangun Pandeglang yang dicintai bersama tidak bisa lepas dari peran media,
Menurutnya, tugas dan fungsi media di era digital sangat penting, pertama terkait dengan penyebaran berita, dan penyebaran informasi kepada masyarakat.
Iing mengingatkan, informasi yang disampaikan kepada masyarakat harus update dan terverifikasi, karena satu berita bisa berdampak positif dan juga negatif.
“Saya berharap apa yang menjadi bahan berita, apa yang menjadi konsumsi publik itu menjadi positif, mengajak semangat kepada seluruh rakyat Kabupaten Pandeglang supaya menatap masa depan Pandeglang yang akan jauh lebih berkembang dan maju,” katanya.
Iing pun menyebut, apabila media sebagai senjata terkuat. “Karena salah satu senjata terkuat ini adalah media, medianya Amerika juga lebih daripada rudalnya,” kata politisi Partai Demokrat ini.
Oleh karena itu, Iing berharap, berita yang disampaikan wartawan harus sesuai dengan apa yang disampaikan narasumber dan berimbang.
Pada kesempatan itu, Iing bercerita, kisah Abu Nawas tentang fitnah yang diibaratkan kapas yang disobek di lapangan terbuka.
Menurutnya, ketika diminta mengumpulkan kembali, kapas yang berhasil ditangkap hanya 5 persen, sisanya beterbangan.
“Makna dari cerita ini, ketika fitnah sudah bertebaran, ketika berita bohong sudah disebarkan, tidak akan pernah tuntas, karena masyarakat sudah menganggap itu benar. Ketika kita menyebarkan informasi yang salah, maka publik akan menganggap informasi itu tetap salah meskipun diklarifikasi sebanyak mungkin,” ujarnya.
Iing mengatakan, masyarakat sering kali hanya mengonsumsi judul berita saja. Oleh sebab itu, ia mengajak kolaborasi antara pemerintah daerah dan wartawan.
“Bagaimana kita bisa berkolaborasi bersama-sama. Membangun Kabupaten Pandeglang ini bukan hanya tugas Dewi (Bupati-Wabup), tapi juga tugas Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Pusat,” ujarnya.
Iing mencontohkan, ketika ada jalan dan sekolah rusak, pemberitaan harus berjenjang dengan melakukan konfirmasi ke Dinas Pendidikan Provinsi hingga Kementerian, karena status jalan dan sekolah ada yang menjadi kewenangan provinsi dan pusat,” ujarnya.
“Ini penting, agar seluruh pemerintah, baik pusat maupun provinsi paham terhadap situasi dan kondisi yang ada di Kabupaten Pandeglang,” sambungnya.
Iing mengungkapkan, di tahun 2026 Pemkab Pandeglang sudah membangun banyak ruas jalan, termasuk melalui program Gubernur Banten Andra Soni yang diturunkan ke Kabupaten Pandeglang.
Sementara itu, Ketua Panitia HUT ke- 5 Porwan Pandeglang, Gatot Imam Maulana, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana.
“Terima kasih atas dukungan semua pihak, sehingga kegiatan HUT ke- 5 Porwan ini dapat terlaksana,” katanya.
Gatot menjelaskan, peringatan HUT ke- 5 Porwan tidak hanya menjadi momentum bagi insan pers untuk mempererat tali silaturahmi.
Selain seremoni, kata Gatot, HUT ke- 5 Porwan meliputi santunan anak yatim, lomba catur dan sepak bola.
“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan semakin mempererat kebersamaan,” katanya.***
Penulis: Endang Yoga
Editor: Abdul Azis


















































