Kejurnas Catur 2026 di Banten Ditutup, Andra Soni Bangga Atlet Banten Meraih Juara Umum Kedua

    3
    0
    Gubernur Banten Andra Soni
    Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan, sambutan pada acara penutupan Kejurnas Catur ke- 51, di Convention Hall UIN Sultan Maulana Hasanuddin, Palima, Kota Serang, Rabu (28/10/2026). (Foto: Istimewa)

    SERANG,SOROSOWAN.CO.ID – Gubernur Banten Andra Soni secara resmi menutup Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur ke- 51, yang diselenggarakan di Convention Hall UIN Sultan Maulana Hasanuddin, kawasan Palima, Kota Serang, Rabu (28/10/2026).

    Pada kesempatan tersebut, Andra Soni mengaku, bangga atlet catur Banten sukses meraih posisi Juara Umum Kedua, di bawah DKI Jakarta yang keluar sebagai Juara Umum.

    “Selamat kepada para atlet yang berhasil meraih medali, serta seluruh keluarga besar insan olahraga catur dari berbagai penjuru tanah air. Apresiasi setinggi-tingginya juga kami sampaikan kepada PB Percasi, KONI, Pengprov Percasi Banten, panitia penyelenggara, dan semua pihak yang telah bekerja keras menyukseskan kejurnas ini,” katanya.

    Andra Soni menekankan, bahwa pembangunan daerah tidak terbatas pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mencakup pembangunan karakter, pengembangan potensi generasi muda, serta penciptaan sumber daya manusia (SDM) yang tangguh dan berdaya saing.

    Menurut Andra Soni, olahraga catur memiliki kontribusi penting dalam proses pembentukan karakter tersebut.

    Catur tidak sekadar permainan, melainkan wadah untuk melatih konsentrasi, kemampuan analitis, kecermatan, dan pengendalian emosi.

    “Catur adalah tentang cara berpikir, kemampuan membaca situasi, keberanian mengambil keputusan, kesabaran menunggu momentum, dan kesanggupan menerima konsekuensi dari setiap langkah yang diambil. Kemampuan pemikiran strategis ini sangat relevan untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks,” katsnya.

    Andra Soni mendorong, agar pembinaan olahraga catur terus diperkuat secara berjenjang, mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, perguruan tinggi, hingga klub catur.

    Dia berharap, banyaknya talenta muda Banten yang mampu bersinar di tingkat nasional maupun internasional.

    “Kepada para juara, teruslah berprestasi dan jangan cepat berpuas diri. Bagi yang belum menang, jangan kehilangan semangat untuk terus berlatih. Dan kepada para pelatih serta pengurus, teruslah membina dan membuka jalan bagi lahirnya generasi pecatur unggul Indonesia,” katanya.

    Sementara itu, Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Percasi Banten M. Amin Lukman melaporkan, Kejurnas Catur ke-51 ini diikuti oleh 967 peserta yang berasal dari 34 provinsi.

    Amin Lukman menyoroti, peningkatan prestasi atlet Banten yang melesat ke peringkat kedua pada tahun ini, dibandingkan pada Kejurnas 2025 yang berada di peringkat keenam.

    “Terima kasih atas dukungan Bapak Gubernur Banten Andra Soni beserta jajaran. Kejurnas ini menjadi langkah strategis dalam persiapan Pengprov Percasi Banten menuju tuan rumah PON 2032 mendatang,” katanya.

    Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB Percasi Nanang Surahman Agung Pujalaksana yang hadir dalam acara tersebut menilai, turnamen catur merupakan cara terbaik untuk meningkatkan prestasi sekaligus tolok ukur evaluasi latihan bagi para atlet.

    “Selain Kejurnas, kami juga telah melaksanakan Rakernas Percasi. Keputusannya antara lain menetapkan DKI Jakarta sebagai tuan rumah Kejurnas tahun depan. Insyaallah, tahun depan PB Percasi juga akan mulai menggulirkan liga catur,” katanya.***

    Penulis: RD Dikdik M
    Editor: Abdul Azis

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini