Arlan menargetkan proses pemeliharaan bangunan itu akan selesai pada H-7 Lebaran Idul Fitri 1445 H.

Hal itu, kata dia, mengingat Tanjakan Bangangah itu merupakan jalur wisata menuju Pantai Carita dan sekitarnya yang biasa dilalui oleh masyarakat.

“Sejatinya saluran air itu ada. Hanya saja karena keterbatasan lahan yang ada, sesuai perencanaan, saluran airnya dibuat bentuk V yang terletak antara tiang pancang dengan sudut jalan,” kata Arlan meluruskan soal pertanyaan tidak adanya saluran air.

Arlan mengatakan, ke depan, tiang-tiang pancang itu akan dipercantik dengan lukisan atau berbagai jenis mural yang berkaitan dengan kekayaan atau kekhasan dari masyarakat setempat.

Tujuannya, kata dia, agar Tanjakan Bangangah itu terlihat lebih estetik, tidak lagi mendapatkan kesan yang menyeramkan.

“Rencana itu sudah kami koordinasikan dengan pimpinan. Nanti setelah ini selesai semua, baru itu akan kita lakukan,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini