
SERANG,SOROSOWAN.CO.ID – Dalam rangka menindaklanjuti surat Badan Gizi Nasional (BGN), Pemkab Serang membentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Serang.
Selain hal tersebut, guna menyukseskan program itu, Pemkab Serang pun langsung menyiapkan lahan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Demikian hal itu disampaikan Asda Bidang Administrasi Pembangunan (Adpem) Setda Serang Febrianto usai memimpin rapat rencana kerja percepatan program MBG, bertempat di ruang kerja Sekda Kabupaten Serang, Rabu (10/9/2025).
Febrianto mengatakan, bahawa surat BGN ditujukan ke Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, berisi tentang permohonan dukungan penyediaan SPPG.
“Surat tersebut telah dibalas berisikan bahwa Pemkab Serang menyetujui dan mendukung penyediaan lahan untuk SPPG. Tujuannya, tentu untuk menyukseskan program MBG,” katanya.
Febrianto menyebutkan, Pemkab Serang telah membentuk Tim Satgas Percepatan Program MBG Kabupaten Serang, pekerjaan awalnya mencari lokasi lahan yang direncanakan ada lima lokasi.
“Namun, setelah disurvei tim dari BGN hanya tiga lokasi yang masuk kriteria, dan kami juga sudah layangkan suratnya tinggal menunggu balasannya dari BGN,” ungkapnya.
Menurut Febrianto, tiga lahan yang telah disetujui, yaitu Kecamatan Kopo, Kecamatan Lebakwangi, dan Fasos Fasum yang ada di Kecamatan Binuang dengan luas sekitar 800 meter sampai 1 hektare.
“Pemkab Serang kini sedang menunggu surat persetujuan lahan dari BGN, untuk disetujui atau tidaknya lahan yang diusulkan tersebut,” katanya.
Febrianto menjelaskan, Satgas Percepatan Program MBG dibentuk mengacu pada Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Nomor 400.5.7/4072/SC tanggal 25 Juli 2025.
Surat edaran itu berisikan pembentukan satuan tugas percepatan penyelenggara program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Serang.
“Satgas percepatan MBG ini diketuai Sekda Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana, lalu dibagi tiga kelompok kerja. Pertama perencanaan kerja, kedua pelaksanaan, ketiga pokja pengawasan. Untuk koordinator perencanaan ketuanya Asda 1, pelaksanaan itu Asda 2, serta pengawasan dan monitoring Asda 3,” jelasnya.
Kata Febrianto, tiga kelompok kerja itu tugasnya pertama menyusun rencana kerja percepatan program MBG di Kabupaten Serang, kedua melaksanakan koordinasi dengan BGN, instansi terkait dan seluruh OPD sesuai fungsinya dan mengidentifikasi data sasaran penerima program sesuai kriteria yang ditetapkan oleh SPPG.
Kemudian keempat melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program kerja MBG, dan terakhir melaporkan hasil pelaksanaan program MBG secara berkala kepada Bupati Serang.
“Kita monitoring di wilayah yang sudah ada MBG-nya, alhamdulillah sudah ada sekolah yang telah menerima MBG. Namun, SK kita masih godok, insyaallah ada pertemuan terakhir akan kita SK-kan secara formal oleh Ibu Bupati,” ucapnya.
Sebagai informasi, SPPG merupakan dapur MBG yang didirikan untuk menyediakan dan mendistribusikan makanan bergizi secara gratis kepada masyarakat, khususnya para siswa.***
Penulis: RD Dikdik M
Editor: Abdul Azis


















































