Ditemui di tempat kerjanya, kakek berusia 71 tahun ini bercerita, usaha percetakan miliknya itu merupakan usaha turunan. Sebelumnya, kata dia, kegiatan usaha itu milik orangtua. “Usaha ini (umur pecetakan Aneka Karya-red) sudah sangat tua. Saya sendiri, sudah 38 tahun menekuni pekerjaannya ini,” kata Hilal kepada SOROSOWAN.co.id, Selasa (11/1/2022).

Dia meyakinkan, walaupun dengan alat dan tempat sederhana, akan berusaha menghasilkan produk yang optimal. Oleh karena, kata dia, kepuasan pelanggan merupakan modal usaha yang dimiliki. “Kami harus berjuang ekstra keras dengan kompetitor yang kini telah menggunakan peralatan canggih dan serba digital,” kata Hilal.
Kakek murah senyum ini berharap, usaha percetakan peninggalan almarhum orang tuanya tersebut bisa terus bertahan. Kepercayaan pelanggan dalam bidang percetakan, baik itu cetak kertas, plastik dan mencetak ukiran pada batu marmer semakin meningkat. “Memang, pada saat pandemi ini order percetakan mengalami penurunan drastis. Pernah selama dua bulan tidak menerima order sehingga harus tutup lubang gali lubang untuk tetap bertahan hidup,” tutur Hilal seraya berharap ada bantuan pemerintah untuk kegiatan usaha kecilnya. ***


















































