“Guru sebagai profesi mulia. Di dalamnya ada pengabdian dan amal jariah. Karena pengajaran ilmu yang bermanfaat itu pahalanya tidak akan putus,” ungkapnya.

Al Muktabar berpesan kepada para guru agar tidak hanya sekedar mengajarkan atau mentransfer ilmu saja. Akan tetapi harus dibarengi dengan pengajaran atau transfer akhlak agar para siswa selalu berada di dalam jalan kebaikan.

“Otak kita diperintahkan untuk sangat cerdas dalam berpikir baik. Di dalam tubuh itu ada qolbu yang memerintahkan otak untuk bekerja sesuai apa yang kita tanamkan dalam qolbu kita,” ujarnya.

Al Muktabar menambahkan, kepada para guru yang sudah menerima SK P3K untuk terus menambah pengetahuan, agar pengembangan dan kapasitas diri meningkat.

Para guru juga diajak untuk turut berkontribusi dan berpikir terkait dengan pengembangan pendidikan yang berbasis online.

“Sebuah cita-cita besar sarana pendidikan yang menopang waktu menempuh pendidikan dalam melaksanakan wajib belajar,” ungkapnya.

Menurut Al Muktabar, tantangan pendidikan ke depan adalah penggunaan teknologi.

“Kita akan memikirkan bersama terkait sekolah yang akrab dengan teknologi,” katanya.

Diketahui, 862 P3K guru yang menerima SK Gubernur merupakan P3K tahap 1 dan 2 formasi 2021 yang prosesnya dilaksanakan sejak 2019. ***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini