Sekda Pandeglang Klaim Penumpukan Sampah di Pasar Labuan karena Keterbatasan Armada Pihak Ketiga

    323
    0
    Sejumlah petugas kebersihan mengangkut sampah yang menumpuk di Pasar Labuan, Jumat (8/4/2022). Foto Humas Pemkab Pandeglang

    PANDEGLANG,SOROSOWAN.CO.ID – Penjabat (Pj) Sekda Pemkab Pandeglang Taufik Hidayat akhirnya angkat bicara terkait adanya penumpukkan sampah di Pasar Labuan, beberapa hari lalu.

    Dia mengaku, Pemkab Pandeglang yang diwakili olehnya, didampingi Asda Pemkesra, Asda Ekbang dan Inspektur Inspektorat sudah memfasilitasi dan membantu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memanggil pihak ketiga untuk duduk bersama melakukan klarifikasi sehubungan adanya laporan sampah di Pasar Labuan yang belum terangkut.

    Taufik menyebutkan bahwa dalam pertemuan tersebut, pihak ketiga menyampaikan ada permasalahan yang menyebabkan keterlambatan pengangkutan sampah di Pasar Labuan, di antaranya keterbatasan armada pengangkut sampah.

    “Dalam pertemuan tersebut disanggupi pihak ketiga akan menambah armada truk pengangkut sampah dengan biaya operasional sendiri,” katanya.

    Menurut Taufik, upaya tersebut sengaja dilakukan pihaknya, karena Pemkab melalui DLH telah melakukan perjanjian kerja sama dengan pihak ketiga dalam hal pengelolaan sampah pasar.

    Perjanjian kerja sama tersebut dimulai pada akhir tahun 2021.

    “Terkait dengan adanya permasalahan sampah yang dibiarkan menumpuk di Pasar Labuan, Pemkab akan memberikan sanksi, adapun terkait sanksi yang akan dijatuhkan kepada pihak ketiga yakni bisa diputus sepihak,” kata Taufik, Kamis (7/4/2022).

    Diketahui sebelumnya, sejumlah warga Labuan mengeluhkan adanya penumpangan sampah di Pasar Labuan.

    Oleh karena, selain menimbulkan bau busuk tidak sedap, penumpukan sampah yang berhari-hari itu juga telah mengundang banyaknya lalat. ***

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini