Menhub mengungkapkan, untuk menjaga momentum positif kinerja sektor transportasi di triwulan ketiga dan keempat tahun 2022, akan terus ditingkatkan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, yakni dengan Kementerian/Lembaga, BUMN, swasta, akademisi, media dan masyarakat.
“Hal tersebut penting dilakukan dalam upaya mengatasi sejumlah tantangan yang ada di sektor transportasi, seperti keterbatasan fiskal APBN, meningkatnya kebutuhan pendanaan infrastruktur transportasi, dan belum optimalnya pelayanan transportasi yang terintegrasi,” kata Budi. ***


















































