Sukses Jalankan Program Pertanian, Tatu Diganjar Satyalancana Wira Karya Oleh Presiden Jokowi

273
0

Terpisah, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, KPPBM dibentuk untuk menjawab tantangan pada tahun 2016.

“Ketika panen raya, kita surplus gabah, menjadi daerah lumbung pangan. Namun dalam praktiknya, banyak terjadi sistem ijon, persaingan tidak sehat, sehingga merugikan petani,” katanya.

Tugas KPPBM saat itu, kata Tatu, menghimpun para pengusaha penggilingan padi dan kelompok tani, dan bersama menciptakan brand padi lokal bernama Jaseng.[irp]

“Dalam akses pemasaran, kami bantu untuk masuk ke ASN dan ke perusahaan dalam dan luar daerah. Sehingga gabah atau padi yang diproduksi KPPBM, mampu kita serap maksimal,” tuturnya.

Selain itu, kata Bupati, dalam peningkatan produktivitas pertanian telah tercipta varietas padi Trisakti 01 bersama Profesor Ali Zum Masyar.

Varietas itu, sebutnya, mampu menciptakan panen hingga 11-12 ton per hektare dari rata-rata 6-7 ton per hektare.

“Tujuan akhir program yang kami lakukan adalah petani lebih sejahtera, dan swasembada pangan tercapai maksimal,” kata Tatu.***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini