Suherman mengaku, kemacetan parah akibat antrean panjang kendaraan yang ingin membeli solar di SPBU Cisalam sebelumnya tidak pernah terjadi. Kecuali antrean kendaraan kecil, itu pun tidak pernah lama dan hanya di hari-hari tertentu.
“Saya pun kaget melihatnya, karena kemacetan akibat antrean kendaraan memanjang hingga beberapa kilometer, mulai dari SPBU Cisalam sampai Perempatan Lampu Merah Malang Nengah,” ujarnya.

Sementara itu Wahyu, salah seorang sopir truk mengaku, dirinya rela mengantre karena takut tidak kebagian solar. “Parah mas, solar di kita (Rangkasbitung-red) sedang langka. Yang ada hanya di SPBU Cisalam. Makanya, saya terpaksa antre di sini,” katanya.
Pantauan wartawan SOROSOWAN, antrean kendaraan besar yang terjadi di ruas Jalan Raya Citeras siang itu bukanya membuat repot aparat dan pegawai SPBU, tetapi juga masyarakat sekitar khusus pengguna kendaraan yang juga akan mengisi BBM karena mereka terpaksa harus turut antre.
“Repot mas, semua pengen duluan. Nggak ada yang mau mengalah ya jelas macet lah!,” kata Tisma (30). ***



















































