Kata dia, dibuktikan saat pameran Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Medan, Sumatera Utara, bahwa kerajinan Provinsi Banten laris manis, habis terjual di hari pertama pameran.
“Kita punya gerakan Banten Maju Indonesia Maju,” ungkap Al Muktabar.
“Ekonomi di Provinsi Banten tumbuh dengan baik, inflasi terkendali. Dengan parameter-parameter ini kita menggiatkan Provinsi Banten sebagai daerah tujuan investasi,” tandasnya. [irp]
Dijelaskan Al Muktabar, pada tahun 2022 capaian investasi masuk ke Provinsi Banten mencapai Rp80,2 triliun.
“Melalui hilirisasi, banyak manfaat yang diperoleh masyarakat Banten,” katanya.
Al Muktabar menyebutkan, bahwa saat ini Pemprov Banten tengah fokus pada penanganan stunting dan gizi buruk, kemiskinan ekstrem, pengendalian inflasi, pertumbuhan ekonomi dengan memberi kemudahan berinvestasi di Provinsi Banten.
“Semoga segala ikhtiar ini diberikan kemudahan oleh Allah SWT,” tuturnya.
Sementara, melalui video, Co Campaign Manager Gernas BBI-BBWI Budi Karya Sumadi menyampaikan apresiasi atas capaian Gernas BBI-BBWI di Provinsi Banten yang melebih target.
“Apresiasi kepada Provinsi Banten atas capaian yang jauh melampaui target,” ungkapnya.
Diketahui, capaian Gernas BBI-BBWI Provinsi Banten sampai dengan periode Harvesting bulan Mei 2023 mencapai total transaksi senilai Rp12,15 triliun, dan mendapatkan total kunjungan wisata sebanyak 38,4 juta orang wisatawan.***


















































