“Dipersilahkan untuk datang ke sekolah, dan pihak sekolah yang membantu upload berkas-berkasnya,” katanya.

Eeng menyebutkan, lulusan Sekolah Dasar (SD) tahun 2023 ini tidak sebanding dengan jumlah 90 SMPN, karena mencapai lebih dari 40 ribu orang siswa.

Sementara iti, kata dia, sekolah yang ada hanya mampu menampung sebanyak 20 ribu orang.

”Dari jumlah itu, kemungkinan untuk sisanya sebanyak 20 ribu siswa mendaftar ke MTs, Pondok Pesantren (Ponpes) atau sekolah swasta lainnya. Atau juga mungkin ada yanh keluar Banten,” ucapnya.

Meski demikian, Eeng berjanji, bagi siswa yang tidak tertampung akan difasilitasi ke sekolah terdekat, baik itu sekolah negeri maupun sekolah swasta.

“Kenapa itu harus dilakukan, karena kita harus patuh terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 40 tahun 2009 tentang Wajib Pendidikan Dasar 9 tahun. Kita harus fasilitasi, tugas pemerintah harus memfasilitasi,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini