“Saya menyampaikan bahwa Pemprov Banten dengan segala kemampuan yang dimiliki akan bersama-sama menurunkan angka stunting, salah satunya dengan gerakan yang dilakukan oleh pengurus TP PKK,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Banten Tine Al Muktabar mengatakan, pada bulan Oktober 2022 mendatang, PKK akan melakukan gerakan serentak pemanfaatan lahan pekarangan rumah untuk ditanami pohon kelor dan penebaran bibit ikan.
“Ada 90 lokus stunting yang akan kita lakukan gerakan itu, dengan mengoptimalkan sebanyak 1.500 kader yang akan mendampingi. Untuk menyatukan tujuan, mereka akan diberikan pelatihan tentang optimalisasi tanaman pekarangan di lingkungan masing-masing,” katanya.
Tine berharap, melalui gerakan tersebut masyarakat mampu memahami bagaimana mengoptimalkan lahan kosong di pekarangannya masing-masing dengan tanaman yang berkhasiat. “Kelor ini mudah ditanam dan khasiatnya banyak. Makanya kelor dikenal sebagai tanaman dewa, banyak vitamin, mineral, oksidan, terutama untuk ibu hamil,” jelasnya. ***


















































