Dewi meyakini, dengan menjadi BLUD akan banyak manfaat, khususnya dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat seperti fleksibilitas dalam pengadaan obat, dan birokrasinya tidak panjang.
“Puskesmas akan dapat mengakomodir keluhan seluruh masyarakat misalnya kebutuhan obat, sarana kesehatan, dan pelayanan kesehatan karena mengelola anggaran sendiri,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Dewi, dengan menjadi BLUD pihak Puskesmas juga bisa berkolaborasi dengan pihak swasta dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Kita bukan keuntungan uang orientasinya, tetapi kita mendapat dukungan swasta dalam memberikan pelayanan kesehatan. Kita juga terus melakukan pendampingan saat Puskesmas menjadi BLUD,” tuturnya.
Sementara itu, Plh Sekda Kabupaten Pandeglang Taufik Hidayat mengatakan mendukung semua Puskesmas di Pandeglang menjadi BLUD.
Oleh karena, kata dia, dengan pengelolaan mandiri, Puskesmas akan lebih memberikan ketajaman dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.
“Puskesmas paling depan yang bersentuhan dengan masyarakat. Maka, dengan pengelolaan mandiri kebutuhan warga akan kesehatan akan dapat terpenuhi secara cepat tanpa proses panjang,” katanya.***



















































