Virgojanti meyakini, dengan adanya inovasi dalam menumbuhkan ekonomi di bidang penanaman modal, akan mampu mempertahankan kondusifitas wilayah yang nyaman dan aman kepada para investor.

Sehingga, lanjut dia, ke depannya akan mampu menjadikan Provinsi Banten sebagai daerah perekonomian yang merata dari hulu hingga hilir.

“Kita berharap hilirisasi ekonomi ini juga ada, dan menjadi kuat di Provinsi Banten. Dengan tingkat capaian kinerja investasi yang luar biasa tinggi ini, mudah-mudahan Kota Cilegon khususnya dan umumnya Provinsi Banten menjadi daerah yang menarik dan maju untuk investasi,” ujarnya.

Virgojanti berharap, dengan inovasi pertumbuhan ekonomi yang terus digaungkan ini bisa memberikan pengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Cilegon termasuk Provinsi Banten sendiri.

“Kegiatan ini tentu merupakan satu spirit bagi kita, khususnya para pelaku usaha di Kota Cilegon dan mudah-mudahan ini menjadi barometer bagaimana aktivitas investasi di Kota Cilegon khususnya, dan Banten pada umumnya bisa menjadi kondusif,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Cilegon Helldy Agustian mengklaim, investasi di Kota Cilegon pada tahun 2023 sudah mencapai Rp28,15 triliun.

Capaian itu, kata dia, sudah melampaui target awal yang hanya sebesar Rp13 triliun. Kemudian, Kota Cilegon sendiri menjadi penyumbang investasi cukup besar di Provinsi Banten.

“Jumlah perusahaan di Kota Cilegon yang ikut berperan dalam penanaman modal yaitu sebanyak 322 perusahan, di antaranya 121 Penanam Modal Asing (PMA), dan 211 Penanam Modal Dalam Negeri (PMDN),” kata Helldy.

Wali Kota mengajak, semua pihak untuk meningkatkan pembangunan di segala bidang, agar dampak investasi benar-benar bisa dirasakan seluruh masyarakat, baik dalam aspek kesehatan, pendidikan dan lainnya.***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini