Irna Janji Sulap Kawasan Eks Sampah Teluk Jadi Tempat Wisata Kuliner

208
0

“Saya harap sampahnya dikelola dengan baik, jangan dibuang ke laut lalgi. Nanti bekerja sama dengan Pemerintah Desa, aparatur kecamatan dan Dinas Lingkungan Hidup,” tuturnya.

Irna menguucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Banten, para relawan, serta masyarakat yang telah gugur gunung menyelesaikan masalah sampah di kawasan tersebut.

“Ini merupakan prestasi, hasil kerja bareng kawasan pantai Teluk Labuan kini kembali menjadi indah,” katanya.

Sementara itu, David Wijaya Menejer Operasi PLTU 2 Labuan menyambut baik rencana pengelolaan kawasan eks sampah Desa Teluk oleh pemerintah.

Dia berjanji, siap memberikan bantuan paving blok yang berasal dari sisa pembakaran PLTU atau Fly Ash Buttom Ash (FABA)

“Kualitasnya 250K kuat dan tebal nya 8 sentimeter. Ini sudah SNI, sudah banyak digunakan berbagai instansi,” katanya.

David mengatakan, jika menggunakan paving blok FABA, satu meter persegi cukup dengan memakai paving blok 40 piece (pcs).

“Nanti tinggal dihitung saja berapa luasnya nanti akan ketahuan berapa pcs yang akan dipasang di teluk ini,” ujarnya. [irp]

Sedangkan, Otoy Tamami, Tokoh Masyarakat Desa Teluk, Kecamatan Labuan mengucapkan, terima kasih kepada semua pihak, baik pemerintah, relawan, dan masyarakat yang terlibat dalam pembersihan sampah di Desa Teluk.

“Sebelumnya tamparan bagi kami, jika Teluk merupakan pantai terkotor, tapi insyaallah satu bulan ke depan akan menjadi lebih indah,” katanya.

Otoy mengatakan, pihaknya bersama masyarakat serta pemerintah siap bekerja sama sehingga sampah terkelola dengan baik.

“Kami sudah MoU siap membayar retribusi agar sampah dikelola dengan baik. Insyaallah kami akan menjaga kebersihan kawasan ini secara optimal,” tegasnya.***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini