“Peran orang tua sangat penting membimbing anak didik di rumah. Alhamdulillah sekarang kita bisa kembali belajar dengan tatap muka,” ungkapnya.
Irna menyebutkan, cerdas saja tidak cukup. Anak bangsa khususnya warga Pandeglang harus berahlakul karimah, karena sesuai dengan julukan Pandeglang yang merupakan kota santri dan seribu kiyai.
“Kita bimbing peserta didik dengan pendidikan agama agar mereka bertakwa dan selalu berpikir positif,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua IGTKI Kabupaten Pandeglang Aat Ruhati menjelaskan, peringatan HAN sengaja dilaksanakan dalam rangka silaturahmi, meningkatkan kreatifitas anak didik serta meningkatkan mutu pendidikan.
“Ada beberapa kegiatan yang kami laksanakan pada peringatan HAN 2022 di Pandeglang. Yaitu lomba mewarnai dan lomba membaca dalam rangka mencari potensi dan bakat anak didik,” tuturnya. ***

















































