Tiga hal yang dimaksud, kata Muhaimin, yaitu agar pengusaha muda diberikan kemudahan akses kredit tanpa agunan dan tanpa bunga, kedua agar kaum muda diberikan akses teknologi, dan ketiga agar kaum muda diberikan beasiswa sebanyak-banyaknya, baik ke luar negeri maupun ke lembaga-lembaga strategis.

“Berikutnya menyangkut listrik. Subsidi listrik diprioritaskan dan diarahkan kepada pengguna listrik miskin yaitu 450 watt (VA), ini subsidi total semaksimal mungkin,” katanya.

Diketahui, hadir mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan tersebut yaitu Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini