Pada saat itulah masyarakat dari berbagai daerah di peloksok negeri melakukan urbanisasi pindah ke kota untuk menetap mendapatkan pekerjaan.

Walaupun menetap dan sudah berkeluarga dan mendapatkan pekerjaan di kota-kota besar tersebut, tetapi setahun sekali mereka melakukan pulang kampung yang kita kenal sekarang ini mudik.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata mudik mempunyai dua makna yaitu pulang kampung dan pergi ke udik atau ke hulu sungai.

Sebenarnya mudik sendiri pengertian sekarang sudah bergeser bukan hanya pulang ke kampung atau udik. Akan tetapi mereka pulang setelah melakukan kegiatan merantau. Tidak peduli apakah mereka tinggalnya di kampung atau pedesaan ataupun pulang ke kampung halamannya di perkotaan.

Mengapa Mudik Lebaran?
Tujuan mudik sendiri tentunya bermacam-macam paling tidak ada dua macam; pertama, orang mudik tentunya ingin sekali silaturahmi dan menumpahkan keresahan yang terpendam selama ini kepada keluarga besarnya, terutama kepada orang tua.

Kedua, orang mudik juga ingin pamer bahwa dia sukses berada diperantauan.

Tipe pemudik pertama inilah pemudik yang selalu dinanti oleh semua keluarga besarnya, bahkan orang-orang di kampung halamannya pun tentunya akan merasa nyaman berada di dekatnya. Karena mudiknya mulia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini