“Kami melihat, mahasiswa Ilmu Komunikasi merupakan mahasiswa yang paling banyak melaksanakan kegiatan, ini menunjukan kreatifitas mereka sangat tinggi,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan Pameran Budaya Muhamad Haerul Kodar mengatakan, selain sebagai upaya pelestarian budaya, juga dalam rangka mempertajam pemahaman mahasiswa terhadap budaya yang ada di Indonesia.
“Ini memang bagian dari penyelesaian tugas kuliah Antropologi Budaya, tapi lebih dari itu pemahaman mahasiswa terhadap budaya akan bertambah,” kata Haerul.
Dia menyebuikan, ditengah perkembangan teknologi yang semakin canggih, tidak disadari keberadaan budaya kini mengalami degradasi bahkan mulai hilang.
“Disinilah peran kami untuk melestarikan akar budaya bangsa yang sangat berlimpah di Indonesia. Dan yang saat ini kita tampilkan ada 13 kebudayaan,” ungkapnya.
Ketiga belas kebudayaan tersebut, kata Haerul, yaitu Suku Wana, Suku Toraja, Suku Baduy, Suku Dayak, Suku jawa, Suku Sunda, Suku Banjar, Suku Batak, Suku Wakatobi, Suku Morotai, Suku Bajo, Suku Ende, dan Suku Asmat. ***


















































