Dia mengatakan, target tersebut merupakan cita-cita besar masyarakat Pandeglang sebagai kota sejuta santri dan seribu kyai.

“Sebagai kota santri Pandeglang tentu banyak memiliki qori dan qoriah yang mempuni. Semoga mereka bisa berjuang secara optimal di MTQ XIX Banten itu,” ungkap Tanto.

Sementara itu, Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Pandeglang Adis Muntaha mengatakan, pada MTQ XIX Banten tahun ini, Pandeglang mengikuti seluruh cabang yang diperlombakan, dengan 25 golongan. [irp]

Kesepuluh jenis lomba yang diikuti itu adalah, Tilawah Alqur’an, Tafsir Alqur’an, Khot Alqur’an, Tahfidz Alqur’an, Syarhil Alqur’an Fahmil Alqur’an, Qiroatul qutub, Karya tulis ilmiah, Hifdzil hadist, dan Qiroat Sab’ah.

“Kita full tim ikut semua cabang dan golongan, kekuatan yang kami kirimkan 170 orang, terdiri dari pimpinan kafilah 41 orang, official 24 orang, pembina 18 orang, peserta 64 orang, dan tim teknis 23 orang. Insyaallah, kita bisa meraih peringkat dua,” kata Adis.***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini