Pada launching hari pertama, Dewi menjelaskan, sasarannya sebanyak 180 SD dengan estimasi siswa sebanyak 43.200 anak. “Target pelaksanaan rampung akhir bulan Februari dengan target 100 persen tervaksin, kecuali bagi anak yang memiliki riwayat yang jadi kontra indikasi untuk divaksin,” katanya.
Dewi mengungkapkan, sejauh ini tidak ada masalah Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Namun, meski demikian Pemkab sudah mengantisipasi jika terjadi KIPI. “Alhamdulillah berjalan lancar dan tidak ada yang KIPI, tim KIPI Kabupaten pun siap mengantisipasi jika terjadi hal tersebut,” katanya.
Sedangkan Ny Iyah, warga Pasirgintung, Desa Koranji Kecamatan Pulosari mengatakan, bersyukur anaknya bisa divaksin. “Saya bersyukur anak saya divaksin, semua yang di rumah juga sudah. Saya nggak takut anak divaksin karena saya sudah duluan,” katanya. ***



















































