Menurut Windu, acara puncak tradisi Naderan akan ditutup dengan kegiatan Larung Samudra atau pawai kapal nelayan yang dihias. Di dalam kapal terdapat sesajen untuk dibawa ke tengah laut.
“Tentu acara ini akan menarik para wisatawan lokal maupun luar. Bahkan sering juga wisatawan asing yang berkunjung hanya ingin menyaksikan acara ruat laut ini. Semoga acara nanti berjalan lancar dan sukses,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Polair Polres Pandeglang AKP Zul menjelaskan, keamanan untuk pelaksanaan tradisi Naderan dan ruat laut telah dipersiapkan sejak jauh hari.
“Kami koordinasi dengan pihak kecamatan dan Polsek demi lancarnya acara ini. Cara bertindak dilakukan sesuai SOP mulai dari penumpang hingga penekanan pada kapten,” ungkapnya.
Zul mengatakan, guna pengamanan pelaksanaan acara pihaknya menurunkan 15 orang personel. Ditambah dukungan dari anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Polsek Panimbang. “Kita sudah siapkan pengamanan dari awal pelaksanaan hingga selesai kegiatan nanti,” ungkapnya.***


















































