Sementara itu, Ketua Muhammadiyah Provinsi Banten Syamsuddin meyakinkan bahwa kegiatan Muktamar yang diikuti kader Muhammadiyah merupakan salah satu kontribusi dalam pembangunan umat di Provinsi Banten.

“Banyak hal yang bersinergi dengan program-program pembangunan. Dan kami salah satunya melalui kegiatan ini,” katanya.

Syamsuddin memastikan, dengan konsep serta pemikiran dari para utusan nanti mampu menghasilkan keputusan dan situasi yang bisa dijadikan pondasi dalam membangun Banten ke depan.

Sedangkan, Pimpinan Wilayah Aisiyiyah Banten Ima Ni’mah mengatakan, acara di Solo akan berlangsung dari tanggal 18-20 November 2022, tidak hanya menjalin silaturahmi nasional.

Akan tetapi, kata dia, kegiatan Muktamar itu juga memiliki rangkaian kegiatan dalam membahas isu-isu strategis sehingga bisa dijadikan landasan dalam pembentukan program kerja.

“Isu-isu itu bisa saja mulai dari isu pendidikan, kesehatan dan ketenagakerjaan. Sehingga organisasi ini bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ima meyakinkan, beberapa program kerja Muhammadiyah dan Aisyiyah tersebut sangat bersinergi dengan Pemprov Banten sebagai kontribusi dalam mensejahterakan masyarakat.

“Saya harap program yang berkolaborasi dengan Pemerintah ini tidak hanya berupa tekstual saja, tapi juga bisa menjadi landasan dan sumber nilai dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini