Pembahasan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui meningkatkan keterampilan membaca siswa dengan menerapkan model kooperatif tipe jigsaw berbantuan media gambar pada siswa kelas II di SDN 1 Sajira Mekar tahun pelajaran 2021/2022.

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas II semester genap SDN 1 Sajira Mekar yang berjumlah 20 orang dan objek penelitian ini yaitu keterampilan membaca. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Dari hasil tes pada siklus 1 dan 2 diperoleh persentase ketuntasan siswa dalam keterampilan membaca seperti terlihat pada gambar dibawah ini :

Gambar. Persentase ketuntasan siswa

Berdasarkan hasil gambar 1 menunjukan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar terutama dalam keterampilan membaca dari peserta didik. Penilaian pra siklus, siklus I dan siklus II terjadi peningkatan, yang awalnya sebesar 15% pada pra siklus di siklus I meningkat menjadi 25%, dan di lanjut pada siklus II menjadi 90% yang tuntas hasil belajar peserta didik. Jadi antara pra siklus, siklus I dan siklus II dapat dilihat terjadinya peningkatan keterampilan membaca dengan menggunakan metode kooperatif tipe jigsaw pada hasil ketuntasan belajar peserta didik.

Peningkatan keterampilan membaca siswa, setelah dilaksanakan pembelajaran keterampilan membaca dengan menggunakan kooperatif tipe jigsaw berbantu media gambar pada siklus II nilai rata-rata kelas hasil tes 98,50 dari 20 siswa. 4 siswa mendapat nilai 100, 4 siswa mendapat nilai 95, 5 siswa mendapat nilai 90, 4 siswa mendapat nilai 85, 2 siswa mendapat nilai 70. Persentase ketuntasan belajar siswa meningkat dari siklus I 25% menjadi 90% siswa tuntas disiklus II. Nilai rata-rata kelas pada siklus II 98,50% poin diatas KKM. Persentasi tuntas belajar klasikal meningkat menjadi 90% setelah siklus II sudah mencapai indikator.

Kemampuan guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw telah terjadi peningkatan, hal ini terlihat dari data hasil observasi dari guru kelas, termasuk dalam kategori sangat baik. Dengan demikian suasana pembelajaran lebih menarik, siswa lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran dan lebih percaya diri sehingga peserta didik meningkat, maka penelitian siklus II dihentikan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini