Kesimpulan
Dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa terutama dalam membaca. Hal tersebut dapat dilihat pada setiap siklus. Pada prasiklus menunjukan nilai dari 20 peserta didik. 3 peserta didik mendapatkan nilai diatas KKM 75, nilai dari 17 peserta didik lainnya tidak memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 75. Skor peserta didik yang tuntas belajar yaitu 3 dengan persentase 15%, peserta didik yang belum tuntas belajar yaitu 17 dengan presentase 85%. Dan setelah dilakukan tindakan siklus I nilai rata-rata yang di dapat adalah 67,50 dari 20 peserta didik. 5 peserta didik mendapatkan nilai diatas KKM 75, nilai dari 15 peserta didik lainnya tidak memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 75. Skor peserta didik yang tuntas belajar yaitu 5 dengan persentase 25%, peserta didik yang belum tuntas belajar yaitu 15 dengan presentase 75%. Dan meningkat sangat signifikan pada siklus II, nilai rata-rata kelas pada siklus II 98,50% poin diatas KKM. Persentase tuntas belajar meningkat menjadi 90%. (*)

[simple-author-box]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini