“Keadaan ketenagakerjaan semakin membaik seiring dengan penguatan ekonomi ini bisa dilihat dari jumlah tingkat pengangguran secara y-on-y turun menjadi 7,97 persen pada Februari 2023,” jelasnya.

Dia menambahkan, membaiknya kondisi ketenagakerjaan juga tercermin dari peningkatan proporsi pekerja penuh. Jumlah sebagian besar penduduk bekerja sekitar 4,3 juta orang atau 76,59 persen.

“Ketenagakerjaan juga bisa dilihat dari proporsi pekerja penuh. Dimana Tingkat Setengah Pengangguran (TSP) di Provinsi Banten secara y-on-y mengalami penurunan menjadi 5,10 persen. Sedangkan untuk tingkat pekerja penuh waktu secara y-on-y mengalami kenaikan sebesar 18,31 persen,” tuturnya.

Faizal menegaskan, dengan pertumbuhan ekonomi yang terus membaik, penyerapan tenaga kerja pada sektor perdagangan dan konstruksi mengalami peningkatan. [irp]

Selama Februari 2022-Februari 2023, lapangan usaha tersebut mampu menyerap 120 ribu orang. Sedangkan, untuk sektor konstruksi mampu menyerap sekitar 109 ribu tenaga kerja.

Sementara, Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik Edy Mahmud mengungkapkan, Provinsi Banten termasuk ke dalam kelompok yang mendominasi pertumbuhan ekonomi di Pulau Jawa, dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 4,96 persen.

Pertumbuhan ekonomi tersebut disumbangkan sektor industri pengolahan, perdagangan serta informasi dan komunikasi. [irp]

“Pulau Jawa memberikan share sebesar 57,17 persen pada pertumbuhan ekonomi nasional. Dan Provinsi Banten memberikan share sebesar 0,33 persen,” ungkapnya.***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini