“Pemkab Pandeglang telah melakukan upaya menjalankan komitmen belanja produk dalam negeri dengan membentuk tim peningkatan penggunaan produk dalam negeri, dan mengeluarkan kebijakan berupa SE Bupati,” katanya.
Taufik mengakui bahwa gerakan nasional bangga buatan Indonesia hanya dapat terwujud melalui sinergi seluruh Kementerian, lembaga pemerintah daerah, serta masyarakat Indonesia.
“Pada hari ini kita undang seluruh stakeholder mulai dari pemerintah kecamatan hingga jajaran OPD, agar bisa menyukseskan program percepatan P3DN,” katanya.
Hadir dalam acara sosialisasi itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Pandeglang Helena Octaviane, kepala OPD, camat, tokoh masyarakat, dan perwakilan pengusaha.


















































