Roni mengatakan, 33 lokasi kegiatan itu tersebar di beberapa kecamatan, kelurahan, dan desa. Bentuk pekerjaannya berupa pekerjaan pemasangan paving block, pembuatan TPT, dan drainase.
“Anggaran keseluruhan untuk semua kegiatan itu sebesar Rp29.807 miliar, dengan total panjang jalan lingkungan yang berhasil dibangun 18,3 kilometer,” ungkapnya.
Roni merinci, dari total panjang jalan tersebut terbagi pada tiga kegiatan. Yakni, jalan paving block sepanjang 14.487,50 meter, jalan betoni sepanjang 2.647,91 meter, dan terakhir jalan hotmix sepanjang 1.170,00 meter.
Sementara untuk sarana lain, lanjut Roni, telah dibangun tiga unit sarana air bersih, serta tiga unit MCK.
“Pada pekerjaan perubahan ini, kita juga menambah panjang pekerjaan paving block kurang lebih sepanjang 3,3 kilometer. Alhamdulillah, di lima lokasi pekerjaan sedang dalam penyelesaian, yaitu di Desa Montor Barat, dan Tanjakan Balangkas Desa Harapan Karya,” papanya.
Roni berharap, melalui semua program tersebut peningkatan kualitas jalan permukiman kumuh di Kabupaten Pandeglang dapat dituntaskan.
“Jelas, semua kegiatan ini berdampak positif terhadap kehidupan masyarakat. Selain meningkatkan derajat kesehatan, juga dapat memperlancar mobilitas masyarakat di beberapa daerah terpencil,” ungkapnya.(*/adv)














































