Pimpin Apel Peringatan Hari Koperasi ke-79, Dimyati Sebut Koperasi Miliki Peran Strategis Membangun Perekonomian

14
0
Achmad Dimyati Natakusumah
Wagub Banten Achmad Dimyati Natakusumah memimpin apel Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79, di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Rabu (15/7/2026). (Foto: Istimewa)

SERANG,SOROSOWAN.CO.ID – Wagub Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyebutkan, jika koperasi memiliki peran strategis dalam membangun perekonomian masyarakat, karena berlandaskan semangat kebersamaan.

Menurutnya, selain menjadi wadah kegiatan ekonomi, koperasi juga menjadi sarana pendidikan yang membekali masyarakat dengan pengetahuan dalam mengelola usaha.

Demikian hal itu ditegaskan Dimyati, saat memimpin Apel Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 Tingkat Provinsi Banten, di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Rabu (15/7/2026).

Dimyati menegaskan, koperasi harus menjadi penggerak ekonomi berbasis gotong royong yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Koperasi adalah semangat gotong royong. Koperasi juga menjadi sarana pendidikan bagi masyarakat untuk belajar usaha, memahami simpan pinjam, berdagang, pembukuan, hingga berorganisasi. Jadi, koperasi ini gunanya sangat besar,” tegasnya.

Bukan hanya itu, lanjut Dimyati, koperasi juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berkembang secara bersama-sama.

Berbeda dengan badan usaha yang dimiliki perseorangan, koperasi dimiliki oleh seluruh anggota, sehingga manfaat dan keuntungan dapat dirasakan secara bersama.

“Kalau PT itu personal, yang memilikinya satu orang. Kalau koperasi milik bersama. Itu yang menjadi manfaat dan keuntungannya,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, Dimyati mengajak, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Banten untuk membentuk koperasi sebagai wadah yang dapat memperkuat kesejahteraan anggota.

“Saya mengimbau agar setiap instansi memiliki koperasi. Karena koperasi dari anggota, oleh anggota, dan untuk anggota. Prinsip-prinsipnya sudah jelas, dasarnya sudah jelas, asasnya sudah jelas,” katanya.

Dimyati mengapresiasi, kebijakan Presiden Republik Prabowo Subianto yang mendorong pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di seluruh wilayah.

Menurut Dimyati, kehadiran koperasi tersebut akan menjadi wadah bagi masyarakat untuk menggerakkan perekonomian dari tingkat desa dan kelurahan.

“Itulah hebatnya Bapak Presiden. Dulu masyarakat didorong berkoperasi, tetapi belum memiliki wadah yang kuat. Sekarang sudah ada wadahnya, sehingga perputaran ekonomi, baik dari hasil pertanian, perkebunan maupun sektor lainnya akan dapat berjalan di masyarakat,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Provinsi Banten Hasbi Sidik mengatakan, peringatan Hari Koperasi Nasional menjadi momentum untuk mengingatkan kembali bahwa koperasi merupakan soko guru perekonomian nasional yang harus terus diperkuat.

Menurut Hasbi, keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih juga menjadi terobosan pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa dan kelurahan.

Selain itu, Koperasi kini juga telah sejajar dengan badan usaha lainnya dan dapat menjadi pilihan bagi berbagai kalangan, mulai dari karyawan, sekolah, hingga masyarakat umum untuk meningkatkan kesejahteraan melalui usaha bersama.

“KDMP merupakan gagasan yang sangat baik agar ekonomi bergerak di pedesaan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Ke depan, koperasi tidak hanya melayani perdagangan sembako, tetapi juga berbagai kebutuhan masyarakat lainnya,” katanya.***

Penulis: RD Dikdik M
Editor: Abdul Azis

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini