Tak puas menyampaikan orasi, sekira pukul 11.30 WIB, pendemo mencoba merangsek masuk ke halaman gedung DPRD. Puluhan personel polisi dan anggota Satpol PP yang berjaga dalam aksi itu tak kuasa menahan massa. Sehingga beberapa perwakilan pengunjuk rasa berhasil menduduki ruang dalam gedung DPRD.
Sambil berteriak-teriak sebagian pendemo meminta agar DPRD segera memutuskan untuk mendukung pengadaan sepeda listrik RT/RW yang diusulkan Pemkab Pandeglang.
Perwakilan pengunjuk rasa akhirnya berhasil keluar dari gedung DPRD setelah perwakilan anggota dewan yakni Ketua DPRD Tb Udi Juhdi, Erin Fabiana Anshori (anggota Fraksi Partai Gerindra), dan M Habibi Arafat (ketua Fraksi Partai Golkar) mau menemui pendemo.
Dihadapan pendemo, Ketua DPRD Pandeglang Tb Udi Juhdi mengatakan, pada prinsipnya DPRD khususnya partai Gerindra mendukung setiap kebijakan yang memihak kepada masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran bapak dan ibu untuk menyampaikan aspirasi. Kami juga sangat peduli terhadap RT/RW, karena aspirasi yang disampaikan itu perlu untuk mendukung kesejahteraan,” katanya.
Menurut Udi, DPRD selalu sejalan dengan kebijakan Pemkab. Namun, ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan dalam menerapkan kebijakan, di antaranya ketersediaan anggaran.
“Kami juga mendorong penambahan insentif kepada RT/RW, bahkan kaitan transportasi jika anggarannya memungkinkan. Apabila perlu sepeda motor RT/RW, bukan sepeda listrik. Tetapi kita perlu mempertimbangkan fiskalnya ada atau tidak?,” katanya.
Udi menjelaskan, Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun 2023 yang di dalamnya ada usulan anggaran pengadaan sepeda listrik telah dibahas DPRD melalui voting.
“Kami sudah memutuskan. Semuanya (anggota DPRD-red) peduli dan perhatian kepada para ketua RT/RW, hanya saja beda dalam merealisasikannya. Kami pun sadar betul, RT/RW tugasnya berat dan harus siap 24 jam,” ungkapnya.
Merasa puas mendapatkan penjelasan dari Ketua DPRD Tb Udi Juhdi, para pengunjuk rasa membubarkan diri. Namun, sebelum meninggalkan lokasi aksi mereka bersalaman dengan sejumlah anggota DPRD dengan tertib.***


















































