Irna menyarankan, agar kebutuhan obat tercukupi, jangan sampai masyarakat harus membeli keluar.
“Bangun kerja sama dengan apotek swasta guna mendukung kecukupan kebutuhan obat tersebut,” ungkapnya.
Irna berharap, ke depan tidak ada lagi keluhan dari masyarakat yang merasa tidak terlayani ketika berobat ke tempat faskes tersebut.
“Jika ada keluhan, kita akan tindaklanjuti. Khususnya, ketika ada masukan dari masyarakat,” tuturnya.
Sementara, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Serang Dasrial menerangkan, di Pandeglang kurang lebih ada 36 Puskesmas, 12 klinik pratama swasta, dan 4 rumah sakit rujukan yang melakukan kerja sama untuk tahun 2023.
“Disamping RSUD Berkah dan Aulia, ada juga klinik Alinda dan klinik Mata Saruni. Semua faskes ini dapat berlanjut untuk tahun 2023,” ujarnya.
Sedangkan, Direktur RSUD Berkah Pandeglang Eniati menerangkan bahwa kunjungan pasien peserta BPJS Kesehatan ke RSUD cukup tinggi.
“Alhamdulillah, setiap harinya tidak kurang dari 300 pasien BPJS. Semoga kami bisa terus memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” katanya.***


















































