Diketahui, sebelum rakor, Tatu terlebih dulu menggelar rapat terbatas (ratas) dengan sejumlah kepala OPD terkait proyeksi pendapatan daerah, Selasa (3/1/2023). Inventarisasi dilakukan untuk pendapatan yang masih rendah, serta potensi mana yang perlu ditingkatkan.

“Potensi-potensi pendapatan harus diinventarisir. Supaya arahnya jelas, membuat target-target, tidak asal-asalan, dan supaya capaiannya benar, serta tepat sasaran,” kata Tatu.

Dia mengatakan, hasil evaluasi tahun 2022 ada beberapa OPD yang melakukan penyerapan anggaran di akhir tahun. Sehingga, sejumlah aparatur di bidang keuangan terpaksa harus lembur untuk memproses pencairan anggaran.

“Saya sudah sampaikan, kita harus kerja tertib, dengan waktu yang baik,” ujar Tatu.

Sementara, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Serang Sarudin berjanji, akan memperkuat koordinasi dengan seluruh OPD untuk mendorong penyerapan anggaran.

“Ke depan, setiap program akan dibuat time line penyerapannya, dan kita akan dorong kegiatan dilakukan tepat waktu agar semua terukur, dan tertib anggaran,” ujarnya.***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini