Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Pol Abdul Karim mengaku, Polda Banten sudah melakukan berbagai identifikasi hasil evaluasi dari pelaksanaan mudik lebaran tahun lalu.
Pertama, kata dia, terkait dengan penjualan tiket, dan pengoperasian Pelabuhan Ciwandan hingga penumpukan kendaraan.
“Tahun lalu banyak para pemudik yang membeli tiket di calo-calo, sehingga itu mengganggu terhadap perencanaan yang kita lakukan. Jadi harus dibereskan,” ujarnya.
Kapolda mengatakan, terkait dengan penumpukan kendaraan benar-benar harus dibereskan. Kemudian, bagi kendaraan yang melalui tol, akan dilakukan delay di titik-titik rest area yang sudah disediakan.
“Bagi pengguna kendaraan roda dua, Polda Banten bersama jajaran sudah membuka sejumlah posko. Jadi, nanti ketika kondisi di Pelabuhan penuh, maka setiap kendaraan yang akan menuju ke Merak akan di stop di rest area atau posko terdekat yang sudah disediakan,” tuturnya.
Selanjutnya, kata Kapolda, setelah sebagian penumpang diangkut oleh kapal, maka baru akan dibuka kembali kendaraan-kendaraan tersebut sesuai dengan jumlah yang diberangkatkan oleh kapal itu.
“Beberapa kali kita sudah lakukan simulasi tersebut, mudah-mudahan semuanya berjalan lancar sesuai dengan harapan semua,” ungkapnya.***



















































