Al Muktabar mengatakan, cabai merah, bawang merah, bawang putih, beras, minyak goreng, telor, serta sayuran merupakan komoditas pendorong inflasi.
“Saya terkesan dengan puluhan stand yang menampilkan berbagai produk UMKM seperti makanan khas dan berbagai produk kerajinan tangan. Kegiatan ini akan terus kita dorong untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia,” ujarnya.
Sementara ditemui terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distan) Provinsi Banten M Agus Tauchid mengatakan, jika di bulan November 2023 ini akan dilakukan panen raya cabai di beberapa daerah.
Kata dia, ada sekitar 467,52 kwintal cabai yang siap di distribusikan ke sejumlah pasar untuk menstabilkan harga yang belakangan mengalami kenaikan.
“Ada sekitar 11,80 hektare cabai yang siap dipanen di bulan ini,” ucapnya.
Agus mengatakan, selain memastikan stok cabai merah aman, juga memastikan stok bawang merah terpenuhi dengan baik.
Menurutnya, pada November ini ada sekitar 27,60 hektare bawang yang siap panen dari total tanam seluas 32,02 hektare dengan asumsi hasil panen 2.179,52 kwintal.
“Stok itu kita dorong dari mulai APBN, demplot APBD dan dari swadaya masyarakat. Untuk demplot APBD kita sudah ada sekitar 11 hektare lahan bawang merah dengan total produksi 746,90 kwintal,” ujarnya.***


















































