“Carenang ini kita katakan sebagai Kecamatan Nila. Maka kecamatan lain perlu evaluasi, sedikit pemaksaan, dan kita dampingi untuk mampu berinovasi,” tandasnya.
Sementara Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan, Sugito yang hadir dalam kesempatan tersebut juga mengapresiasi inovasi yang dilakukan Camat Carenang. [irp]
Menurutnya, saat ini diperlukan penguatan ketahanan pangan dan penanganan stunting mulai dari desa.
“Bioflok untuk nila ini merupakan salah satu upaya bagaimana memperkuat ketahanan pangan di desa melalui pemenuhan gizi dari sisi ikan,” ujarnya.
Sedangkan, Camat Carenang Arif Roikhan menyebutkan, keberhasilan Carenang tidak lepas dari dukungan Bupati Serang.
“Kita didukung luar biasa oleh Ibu Bupati. Ini luar biasa, hanya level kecamatan, tetapi bisa berbuat lebih, dan semoga bisa memotivasi,” ujarnya. [irp]
Arif mengatakan, panen ikan nila yang dilakukannya merupakan yang kedua kali dan menghasilkan lebih banyak.
“Hasil panen sebagian diberikan gratis kepada masyarakat sekitar, terutama keluarga yang punya ibu hamil dan anak balita berisiko stunting,” tuturnya.***


















































