“Kurangnya pemahaman masyarakat juga terlambat ditangani, disamping juga bisa jadi karena rendahnya mutu layanan ibu dan anak,” ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes), angka kematian ibu pada tahun 2020 sebanyak 64 kasus. Ibu tersebut meninggal saat melahirkan, atau sebulan setelah melahirkan.
Tahun 2021 ada 77 kasus, dan tahun 2022 sebanyak 52 kasus, rennya fluktuasi. [irp]
Kemudian untuk kematian bayi, tahun 2020 sebanyak 260, baik meninggal saat dilahirkan atau seminggu sampai sebulan setelah dilahirkan.
Sedangkan, untuk tahun 2021 turun menjadi 209 kasus, dan tahun 2022 turun kembali menjadi 202 kasus.***


















































